Selasa, 26 Oktober 2010

Dolar AS Reli, Namun Investor Waspadai Fed

Dolar menguat seiring mulai ragunya sebagian investor dengan jumlah quantitative easing yang dijalankan Federal Reserve minggu depan. Kegagalan euro bertahan di atas level psikologis $1.4000 juga dianggap berkontribusi terhadap pulihnya dolar karena euro telah berkali-kali gagal menembus dan bertahan di atas level tersebut.
Pasar perkirakan Fed akan tempuh quantitative easing minggu depan; tapi ini telah diantisipasi dan tercermin dari pelemahan dolar AS belakangan. Akan tetapi, seberapa banyak jumlahnya dan periodenya masih belum jelas; ini membuat investor enggan untuk melanjutkan aksi jual dolar akibat sentimen bearish yang masih melekat. Presiden Fed negara bagian New York William Dudley katakan bank sentral dapat berikan dukungan penting bagi ekonomi AS; meskipun masih belum pasti apakah pembelian dilakukan bertahap atau secara drastis. Di lain pihak, Presiden Fed of Kansas City, Thomas Hoenig, peringatkan bahaya yang ditimbulkan akibat pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar